There was an error in this gadget
Visit My Awesome Photo's Galleries Other World's, Click Here to see!

Search This Blog

Loading...

Saturday, March 26, 2011

Visit Makassar 2011: Dari Prosesi Pergantian Penjaga Museum hingga Terjun Payung Internasional

Ditulis 18 Mar 2011 pukul 16:23
Visit Makassar Year 2011 telah dicanangkan Pemerintah Kota Makassar untuk mendorong program pariwisata ke kota “Angin Mamiri” itu. Sejumlah event pariwisata sudah disusun mencapai 70 kegiatan untuk menarik wisatawan asing maupun lokal. Disiapkan juga maskot Visit Makassar Year 2011 yaitu ayam jantan berpakaian khas Makassar.

Visit Makassar Year 2011 yang dicanangkan Pemkot Makassar merupakan langkah strategis untuk memaksimalkan potensi wisatanya. Pemkot merencanakan menyebar konter-konter pariwisata di tempat keramaian agar dapat menjelaskan secara lengkap mengenai lokasi wisata, informasi transportasi dan akomodasi yang dapat dimanfaatkan oleh pengunjung.

Kota yang dahulu bernama Ujung Pandang itu memiliki sejumlah obyek pariwisata menarik untuk dikunjungi. Sebut saja Masjid Al Markaz Al Islami sebagai masjid termegah di Asia yang mampu menampung 10.000. Uniknya masjid ini tidak memiliki kubah tetapi kuncup segi empat mirip bentukan Masjid Katangka (masjid tertua di Makassar) dan rumah Bugis-Makassar.

Ada obyek lain yang menarik dikunjungi yaitu Benteng Fort Rotterdam (Benteng Ujung Pandang). Namanya benteng itu diubah ketika Belanda menguasainya kemudian digunakan sebagai pusat penampungan rempah-rempah di Indonesia bagian timur. Selain itu ada juga Benteng Somba Opu yaitu benteng yang dibangun oleh Sultan Gowa IX pada 1525.

Objek wisata pantai yang menarik di kota ini adalah Tanjung Bunga yang menjadi primadona warga Makassar. Di Jalan Somba Opu terdapat pusat belanja cendera mata dan kuliner khas Makassar serta sentra perdagangan emas Makassar.

Obyek menarik lainnya adalah jelas yaitu Trans Studio Theme Park. Sebuah taman hiburan indoor terbesar di Indonesia seluas 2,7 hektar. Taman ini menyajikan 21 wahana permainan dan bermacam bentuk hiburan dalam empat kawasan dengan tema yang berbeda dan unik.

Kuliner lezat asal Kota Makassar yang wajib dicicipi adalah coto makassar, seafood, pallu basa, sop konro, dan es palu butung. Sementara itu kesenian khas yang dapat dinikmati adalah tari pakarena, pakacaping, pepe pepeka rimaka, paraga api show, dan gandrang bulo.

Dalam Visit Makassar 2011 ini, kota Makassar terus sibuk berbenah agar dapat menarik lebih banyak pengunjung domestik dan internasional. Sebelumnya kota ini lebih dikenal sebagai pintu masuk ke dataran tinggi Toraja.

Tuan Rumah Accuracy Water Landing & Boogie Jump Internasional

Kota Makassar akan menjadi tuan rumah Accuracy Water Landing & Boogie Jump Internasional. Acara ini berlangsung selama enam hari, dimulai dari tanggal 12 hingga 18 September. Namun, panitia akan menggelar kegiatan pra event, 26 hingga 27 Maret. Event internasional ini adalah kerja sama oleh Pemkot Makassar, Federasi Aero Sport Indonesia (FASI) juga Persatuan Olahraga Dirgantara Terjun Payung Sulawesi Selatan.

Event exebisi ini juga merupakan bagian dari rangkaian HUT Makassar dan Program Visit Makassar 2011. Nantinya akan dihadirkan 250 penerjun dari Amerika, Australia, New Zaeland, Malaysia dan Eropa. Mereka akan terjun dari ketinggian 20 ribu kaki di atas langit Makassar. Lokasi terjun akan dilakukan di Pantai Losari  dekat kawasan Tanah Tumbuh di Losari dan Kawasan CPI.

Selain accuracy water landing ada juga boogie jump yang akan melibatkan 100 penerjun dan peserta lomba dengan 50 dengan 10 tim. Dihadirkan pula oleh raga dirgantara lainnya seperti gantole, micro light flying, parasailing, dan event tandem layang. Tandem layang ini untuk fasilitasi warga yang berminat terjun berbayar dengan menghadirkan tandem master.

Prosesi Pergantian Penjaga Istana di Museum Kerajaan Gowa
Sebuah atraksi baru telah ditambahkan di Makassar. Sejak awal Maret upacara “Pergantian Penjaga Istana” berlangsung setiap hari di Museum Ballalompoa, bekas  Istana Gowa (kadang ditulis Goa). Prajurit yang mengenakan kostum berwarna merah gemerlapan ini akan mementaskan aksi mereka setiap pagi pukul 09:00.
Istana Sultan Gowa dibangun tahun 1936 dimana sebelumnya dikenal dengan nama Istana Sungguminasa. Kesultanan Gowa di Sulawesi Selatan mencapai masa kejayaannya pada dekade pertama abad ke 17 dengan mendominasi perairan di Indonesia Timur. Kesultanan Goa kemudian dikalahkan oleh Belanda kemudian kekuasaannya hanya meliputi wilayah Sungguminasa.
Struktur bangunan Museum Ballalompoa dibuat dari kayu Ulin berarsitektur rumah Bugis yang khas. Bentuknya rumah pangung dan memiliki tangga. Museum Ballalompoa saat ini menyimpan harta dan peninggalan Sultan Gowa seperti mahkota emas, gelang yang dihiasi batu mulia, pedang kerajaan, keris, dan perhiasan emas.
Setiap tahun diadakan juga upacara khusus yang disebut Accera Kalomponag, bertujuan untuk membersihkan dan menimbang mahkota emas. Benda ini diyakini diwariskan oleh penguasa wanita pertama Gowa, I Tanisamanga. Menurut kepercayaan, berat mahkota tidak pernah sama setiap tahunya. Bila berat mahkota bertambah maka menandakan keadaan akan baik-baik saja.
Foto Courtesy : Sebastian Ng

http://www.indonesia.travel/id/news/detail/315/visit-makassar-2011-dari-prosesi-pergantian-penjaga-museum-hingga-terjun-payung-internasional

No comments:

Post a Comment

Blog Archive