There was an error in this gadget
Visit My Awesome Photo's Galleries Other World's, Click Here to see!

Search This Blog

Loading...

Friday, June 24, 2011

TKI Terancam Dihukum Mati. Daud: Pak Presiden, Tolong Bawa Anak Saya Pulang...

Maria Natalia | Inggried | Rabu, 22 Juni 2011 | 13:31 WIB
Maria Natalia Ayah Darsem, TKI yang terancam dihukum mati di Arab Saudi, Daud Tawar, mendatangi Gedung DPR, Jakarta, Rabu (22/6/2011). 

JAKARTA, KOMPAS.com - Ayah Darsem, TKI yang terancam dihukum mati di Arab Saudi, Daud Tawar menyatakan keinginannya bertemu dengan Presiden Susilo Bambang Yudhoyono. Ia mengatakan, jika bertemu Presiden, ia akan meminta agar pemerintah bisa memperjuangkan nasib anaknya yang terancam dihukum mati karena telah membunuh majikannya. Jika uang tebusan yang diminta keluarga korban tak dipenuhi, Darsem akan dihukum mati pada 7 Juli mendatang.
"Kalau bisa, saya bicara sama SBY. Ambil anak saya, bawa pulang. Pokoknya, kalau ada yang antar, saya akan bertemu SBY. Bagaimana tanggungjawabnya itu. Anak saya enggak bisa pulang. Cepat pulang, kalau ada uang. Bulan-bulan ini harus dibawa, ibunya sudah kangen," kata Daud, saat mendatangi Gedung DPR RI, Jakarta, Rabu (22/06/2011).
Menurutnya, Darsem tak membuat kesalahan dengan membunuh majikannya. Ia mengatakan, anaknya melakukan hal tersebut karena membela diri. "Tolong Pak SBY, jemput anak saya harus bawa pulang. Anak saya kan enggak salah, mau kerja bantu orang tua. Itu kan majikannya enggak bener mau bela diri," imbuhnya.
Darsem merupakan TKI asal Subang, Jawa Barat. Pada bulan Desember 2007, ia terbukti bersalah di Pengadilan Riyadh karena melakukan pembunuhan terhadap majikannya seorang warga negara Yaman. Pada tanggal 6 Mei 2009, Darsem didakwa hukuman mati oleh Pengadilan Riyadh. Namun, berkat kerja sama antara pihak Lajnah Islah (Komisi Jasa Baik untuk Perdamaian dan Pemberian Maaf) Riyadh dan Pejabat Gubernur Riyadh, Darsem akhirnya mendapatkan maaf dari ahli waris korban dengan kompensasi membayar uang diyat sebesar 2 juta riyal atau sekitar Rp 4,7 miliar.

source : http://nasional.kompas.com/read/2011/06/22/1331219/Daud.Pak.SBY.Bawa.Anak.Saya.Pulang.

No comments:

Post a Comment