There was an error in this gadget
Visit My Awesome Photo's Galleries Other World's, Click Here to see!

Search This Blog

Loading...

Sunday, March 13, 2011

Dinilai UNESCO keren nih

Indonesia masuk tim penilai UNESCO

Oleh Administrator  | Senin, 3 Januari 2011 | budaya

Indonesia masuk tim penilai UNESCO
I Made Tresna/Fotokita.net
 
Indonesia masuk ke dalam tim penilai UNESCO yang bertugas menilai beberapa budaya yang akan disertifikasi.

Hal tersebut disampaikan Menbudpar Jero Wacik dalam jumpa pers akhir tahun 2010 Kementerian Kebudayaan dan Pariwisata, di Gedung Sapta Pesona, Jakarta, Kamis (30/12/2010).

Ketika batik dan angklung diajukan, menurut Menteri, ada tim penilainya. Indonesia cuma bisa menunggu hasilnya. "Tapi sekarang Indonesia masuk tim penilai. Kita ikut sekarang jadi dosen, dulu kita jadi murid," ujar Jero.

Rencananya, 1 November 2011 akan ada kongres UNESCO di Bali. Dalam kongres tersebut, Indonesia akan ikut serta menilai beberapa budaya yang akan disertifikasi. Tidak cuma menilai, Indonesia juga memasukkan beberapa budaya untuk memperoleh sertifikat. 

Dalam siaran pers, pengakuan dunia terhadap beberapa warisan budaya benda Indonesia saat ini masih dalam proses dan telah didaftarkan ke UNESCO pada tahun 2010. Warisan budaya yang terdaftar antara lain The Cultural Landscape of Bali Province: Pura Taman Ayun, Situs-situs DAS Pakerisan, dan Sawah Terasering Jatiluwih.

"Tari Saman Aceh yang oleh UNESCO telah ditetapkan dalam kategori Daftar Perlindungan Mendesak (Urgent Safeguarding List) tinggal menunggu keputusan sidang UNESCO di Bali pada November 2011," kata Jero.

Sedangkan Tana Toraja Traditional Settlements akan diusulkan ke UNESCO pada tahun 2011. Pencapaian Kemenbudpar di bidang kebudayaan tahun 2010 antara lain masuknya angklung dalam Daftar Representasi Budaya Takbenda Warisan Manusia (Representative List of Intangible Culture Heritage of Humanity) oleh UNESCO menyusul wayang, keris, dan batik. (Ni Luh Made Pertiwi F.)
http://nationalgeographic.co.id/lihat/berita/347/indonesia-masuk-tim-penilai-unesco
Sumber: Kompas.com

No comments:

Post a Comment

Blog Archive