There was an error in this gadget
Visit My Awesome Photo's Galleries Other World's, Click Here to see!

Search This Blog

Loading...

Sunday, December 25, 2011

Road To Indonesian Coffee Festival 2012 di Cihampelas Walk, Bandung - West Java


Road To Indonesian Coffee Festival 2012 di Cihampelas Walk, Bandung

Ditulis 22 Dec 2011 pukul 14:40 viewer 586
Indonesia memiliki alam yang cocok untuk tanaman kopi dan produksi kopi. Kopi Indonesia pun merupakan salah satu kopi ternikmat di dunia. Saat ini Indonesia merupakan salah satu produsen kopi terbesar keempat setelah Brazil, Vietnam, dan Kolombia. Indonesia memiliki keunggulan berbagai produk kopi arabika dan robusta yang berkualitas tinggi. 

Untuk lebih memperkenalkan kopi Indonesia pada masyarakat luas dan sebagai wadah untuk mempertemukan pecinta kopi dari seluruh Nusantara dan mancangaramaka dihelat sebuah festival yang bertajuk Indonesian Coffee Festival 2012di UbudBali pada awal tahun 2012 nanti. Sebelum acara tersebut berlangsung, diadakan pre-eventnya bernama Road To Indonesian Coffee Festival 2012 di Cihampelas WalkBandung pada 23 Desember 2011 pukul 11.00 - 21.00 WIB.

Dipilihnya Bandung sebagai lokasi pre-event karena kota ini merupakan daerah pertama perkebunan kopi di Indonesia dan memiliki sejarah tersendiri bagi dunia kopi yang memiliki pamor pemasaran kopi signifikan. Bandung juga memiliki arti penting dalam perkembangan kopi di Indonesia dimana perkebunan kopi pertama dibangun oleh Peter Eugelhard pada masa pemerintahanHindia Belanda dengan sebutan Java Cofee. Selain itu,Bandung yang berhawa dingin memiliki potensi besar bagi bisnis kopi baik tu kopi kemasan maupun suguhan kopi di kafe-kafe yang tidak kalah dari penjualan kafefranchise.

Road To Indonesian Coffee Festival 2012 akan dikemas sedemikan rupa sehingga menjadi acara “ririungan“ atau gathering para pecinta, komunitas kopi, pelaku dan praktisi bisnis kopi dan kuliner baik pemilik café-restaurant-warung kopi, pemerhati budaya, serta semua yang berhubungan dengan bisnis kopi dan kuliner. Acara ini tentunya terbuka bagi masyarakat umum baik itu yang berada di Bandung maupun dari kota lainnya.

Dalam acara ini pengunjung dapat menikmati berbagai racikan kopi dan makanan untuk menemani kopi yang disajikan baik oleh café ataupun produsen kopi dengan para barista diiringi dongeng kopi, wayang tavip , keroncong modern, dan musik akustik.

Kopi Indonesia
Kopi Indonesia sudah banyak dikenal pecinta kopi di seluruh dunia. Keberadaan kopi di Indonesia memiliki sejarah panjang dan berperan dalam  pertumbuhan ekonomi masyarakat tertentu. Indonesia memiliki kopi terbaik yang tersebar di seluruh Nusantara seperti kopi aceh, kopi bengkulu, kopi lampung, kopi kopyol bangli, kopi jember, kopi arabica toraja, kopi sidikalang, dan masih banyak lagi. Saat ini produksi kopi Indonesia mencapai 200 ribu ton per tahun dan merambah eskpor hingga ke Jepang, Jerman, Italia, Inggris, dan Amerika Serikat. Harga kopi Indonesia juga mengalami kenaikandi pasaran ini yang berkisar Rp80.000,- per kilogramnya.

Di Indonesia umumnya dikenal 2 kopi saja yaitu kopi tubruk dan kopi instan atau disebut juga kopi arabica dan kopi robusta. Kopi secara umum ada 4 jenis, yaitu kopi arabica (coffea arabica), kopi robusta (coffea canephora), kopi liberica (coffea liberica) dan kopi excelso (coffea dewevrei).

Kopi yang beredar di dunia saat ini secara umum terbagi menjadi 70% arabica dan 30% robusta dimana Indonesia merupakan penghasil kopi arabica terbaik di dunia, meskipun bukan penghasil kopi arabica terbesar di dunia. Kopi arabica ada 2 jenis, yaitu commercial arabica dan specialty arabica. Commercial arabica mendominasi pasaran kopi sekitar 63% terutama dihasilkan di Kolombia dan Brazil. Sementara specialty arabica hanya 7% dimana dari 7 macamnya, 6 di antaranya dihasilkan di Indonesia dan hanya 1 dihasilkan oleh Jamaica yang sangat terkenal dengan nama Blue Mountain. Enam jenis kopi arabica yang dihasilkan di Indonesia adalah: kopi gayo di Aceh, kopi mandheling di Sumatera Utara, kopi java di Jawa Timur, kopi kintamani di Bali, kopi toraja di Sulawesi dan kopi mangkuraja dari Bengkulu. Ada juga kopi dari Papua yang dikenal amungme gold arabica.

Kopi jawa merupakan salah satu yang terkenal dan terbaik adalah kopi java jampit  dari Jember, Jawa Timur. Kopi ini diproses dengan cara digosongkan dan setelah diseduh air panas  akan tercium sedikit aroma cabe. Di luar negeri kopi ini terkenal dan masih menjadi sebutan nama segala jenis kopi dari Indonesia yang beredar di Amerika. Ada juga kopi bali, merupakan pencampuran dua kopi robusta dan arabica yang ditanam di Desa Banyuatis hasilnya memiliki rasa dan aroma yang khas berkualitas tinggi dan sebagian besar di ekspor ke Amerika Serikat dan Eropa. Kopi toraja, kopi ini juga mempunyai aroma daun yang khas, banyak yang memilih meminumnya tanpa campuran apapun, termasuk gula. Salah satu jenis kopi Toraja yang paling terkenal adalah jenis Toraja Kalosi yang banyak di ekspor ke Jepang. Kopi aceh, kopi ini sekilas mirip cappuccino encer. Ada juga kopi tarik yang cara penyajiannya sama dengan cara di India atau kopi telur yang mencampurkan sebutir telur mentah pada secangkir kopi. Sementara di Papua ada dua jenis kopi yaitu arabica dan bica, yang utama adalah amungme gold arabica coffee yang berasal dari Gunung Nemangkawi dengan warna cokelat tanah dan rasanya asam.

Kopi Indonesia yang terkenal sekarang ini adalah kopi luwak. Kopi luwak merupakan kopi paling ekotis di dunia dan produsen kopi luwak yang paling besar dan berkualitas adalah Indonesia dan Filipina. Kopi luwak dihasilkan dengan peran binatang sejenis musang yaitu luwak (paradoxurus) yang memakan daging dari buah kopi yang betul-betul matang dari pohon lalu mengeluarkan biji kopi bersamaan dengan kotorannya yang tersebar di seluruh perkebunan kopi di pegunungan. Biji kopi yang tidak tercerna akan ikut keluar bersama kotoran hewan tersebut dimana sudah mengalami proses alami di pencernaan luwak yang setara dengan fermentasi dan pemanggangan khusus kelas tinggi. Biji dari kotoran Luwak ini lalu dikumpulkan, dicuci bersih, dijemur hingga kering, kemudian dipanggang dan digiling. Rasanya sangat unik dan membuat ketagihan. Harganya pun sangat mahal dimana per kilogram kopi ini sekitar 2 juta rupiah tergantung kualitas.  Kopi luwak seberat 113 gram kadang harganya bisa mencapai 1 juta rupiah.

Ada lagi 1 jenis kopi dari Indonesia yang berkualitas yaitu kopi liberica. Kopi ini dianggap kopi terbaik dari segala kopi di dunia. Sayangnya kopi liberica sangat jarang beredar dimana tanaman kopinya sendiri adalah tanaman hutan yang terdapat di pedalaman Kalimantan dan sudah berabad lamanya menjadi minuman tradisional suku Dayak. Pohon liberica tingginya bisa mencapai 30 meter dan bijinya merupakan biji kopi dengan ukuran terbesar di dunia.

Untuk informasi sejenis silakan lihat laman berikut.

No comments:

Post a Comment