- "... bahwa sekali mengklik mouse menghabiskan 0,0000024 kcal energi? Itu berarti, bila kita memakan sepotong coklat, kita perlu mengklik mouse sebanyak 765.551.000 kali untuk menghabiskan kalori yang dihasilkannya."
- "... bahwa Mikhail Botvinnik adalah satu-satunya orang yang pernah tiga kali merebut gelar juara dunia catur? Ia pernah menghadapi semua juara dunia catur pada abad ke-20, dan merupakan pelatih awal Anatoly Karpov dan Garry Kasparov. Ia tidak pernah bermain catur hanya untuk iseng-iseng!"
Wednesday, March 16, 2011
Tahukah Anda...? - { Wikipedia Indonesia }
Meleset kan...padahal sudah dikalkulasi.
Gempa Jepang Jauh di Atas Prediksi Ahli
Oleh Administrator | Rabu, 16 Maret 2011 | sains dan teknologi
Para ilmuwan khususnya pakar kegempaan di berbagai belahan dunia masih terus menganalisis pemicu gempa dahsyat berkekuatan 9 yang mengguncang Jepang, Jumat (11/3/2011). Gempa dengan kekuatan sebesar itu memang jauh di atas prediksi para ahli.
Sepanjang sejarah pencatatan gempa secara intensif, gempa tersebut merupakan yang paling kuat. Gempa dengan kekuatan yang hampir setara terakhir terjadi lebih dari 1.000 tahun lalu, yakni gempa pada tahun 869 yang diperkirakan berkekuatan 8,4 skala Richter.
Inilah yang membuat para pakar masih terus penasaran kenapa gempa tersebut bisa sebesar itu?
Professor Yugi Yaji dari Universitas Tsukuba berpendapat, gempa yang diberi nama resmi gempa Tohoku-Chiho Taiheiyo-Oki terjadi akibat pergerakan di beberapa area sekitar sumber energi gempa (focal point) secara bersama-sama. Menurutnya, hal tersebut yang mungkin bisa menimbulkan kekuatan gempa yang hanya bisa terjadi tiap sekitar 1.000 tahun sekali.
Gempa tersebut terjadi di zona subduksi atau pertemuan lempeng akibat dipicu pergerakan Lempeng Pasifik yang mendesak Lempeng Amerika Utara. Lempeng Pasifik yang tak kuat menahan desakan tersebut akhirnya roboh.
"Bagian yang runtuh sepanjang 500 kilometer dan selebar 100 kilometer jatuh hingga setinggi 8 meter. Beberapa area di Prefektur Fukushima sangat tegang, bisa diduga bahwa beberapa wilayah bergerak bersamaan," katanya.
Yaji mengatakan, gempa akibat mekanisme ini bukanlah yang pertama kali terjadi. Gempa Cile yang terjadi pada tahun 1960 dan gempa Sumatera yang terjadi 26 Desember 2004 juga disebabkan oleh mekanisme serupa.
Para ahli sendiri sebenarnya telah memperkirakan gempa dahsyat akan terjadi di wilayah sekitar zona tersebut, namun diperkirakan hanya berkekuatan 7,5-8 skala Richter. Namun, gempa yang terjadi Jumat kemarin ternyata lebih besar dengan energi seismik 90 kali lebih besar dari perkiraan. Energi seismik yang dilepaskan dalam gempa tersebut 180 kali lebih besar dari gempa besar Hanshim yang menghancurkan Kobe tahun 1995 dan menimbulkan korban jiwa 6.000 orang.
Takashi Furumura, profesor dari Universitas Tokyo, mengatakan, gempa Jumat kemarin bisa jadi gempa maksimum yang mengguncang Jepang. Gempa tersebut mungkin didorong gempa bermagnitude 7,2 yang mengguncang Miyagi Agustus 2005 lalu. Sebab berdekatan dengan pusat gempa tersebut adalah pusat gempa Miyagi.
Para pakar kegempaan Jepang kini pun masih terus memantau dampah gempa raksasa tersebut. Meski diperkirakan tak akan muncul gempa sebesar itu lagi dalam waktu dekat, perubahan struktur lempeng tersebut dapat mengaktifkan patahan-patahan di sekitarnya dan memicu gempa berikutnya. Tak hanya gempa susulan, tapi juga gempa di daratan.
Sepanjang sejarah pencatatan gempa secara intensif, gempa tersebut merupakan yang paling kuat. Gempa dengan kekuatan yang hampir setara terakhir terjadi lebih dari 1.000 tahun lalu, yakni gempa pada tahun 869 yang diperkirakan berkekuatan 8,4 skala Richter.
Inilah yang membuat para pakar masih terus penasaran kenapa gempa tersebut bisa sebesar itu?
Professor Yugi Yaji dari Universitas Tsukuba berpendapat, gempa yang diberi nama resmi gempa Tohoku-Chiho Taiheiyo-Oki terjadi akibat pergerakan di beberapa area sekitar sumber energi gempa (focal point) secara bersama-sama. Menurutnya, hal tersebut yang mungkin bisa menimbulkan kekuatan gempa yang hanya bisa terjadi tiap sekitar 1.000 tahun sekali.
Gempa tersebut terjadi di zona subduksi atau pertemuan lempeng akibat dipicu pergerakan Lempeng Pasifik yang mendesak Lempeng Amerika Utara. Lempeng Pasifik yang tak kuat menahan desakan tersebut akhirnya roboh.
"Bagian yang runtuh sepanjang 500 kilometer dan selebar 100 kilometer jatuh hingga setinggi 8 meter. Beberapa area di Prefektur Fukushima sangat tegang, bisa diduga bahwa beberapa wilayah bergerak bersamaan," katanya.
Yaji mengatakan, gempa akibat mekanisme ini bukanlah yang pertama kali terjadi. Gempa Cile yang terjadi pada tahun 1960 dan gempa Sumatera yang terjadi 26 Desember 2004 juga disebabkan oleh mekanisme serupa.
Para ahli sendiri sebenarnya telah memperkirakan gempa dahsyat akan terjadi di wilayah sekitar zona tersebut, namun diperkirakan hanya berkekuatan 7,5-8 skala Richter. Namun, gempa yang terjadi Jumat kemarin ternyata lebih besar dengan energi seismik 90 kali lebih besar dari perkiraan. Energi seismik yang dilepaskan dalam gempa tersebut 180 kali lebih besar dari gempa besar Hanshim yang menghancurkan Kobe tahun 1995 dan menimbulkan korban jiwa 6.000 orang.
Takashi Furumura, profesor dari Universitas Tokyo, mengatakan, gempa Jumat kemarin bisa jadi gempa maksimum yang mengguncang Jepang. Gempa tersebut mungkin didorong gempa bermagnitude 7,2 yang mengguncang Miyagi Agustus 2005 lalu. Sebab berdekatan dengan pusat gempa tersebut adalah pusat gempa Miyagi.
Para pakar kegempaan Jepang kini pun masih terus memantau dampah gempa raksasa tersebut. Meski diperkirakan tak akan muncul gempa sebesar itu lagi dalam waktu dekat, perubahan struktur lempeng tersebut dapat mengaktifkan patahan-patahan di sekitarnya dan memicu gempa berikutnya. Tak hanya gempa susulan, tapi juga gempa di daratan.
Tuesday, March 15, 2011
Silakan Isi Tahun lahir kamu di planet lain...hehe
Want to melt those years away? Travel to an outer planet!
- Fill in your birthdate below in the space indicated. (Note you must enter the year as a 4-digit number!)
- Click on the "Calculate" button.
- Notice that your age on other worlds will automatically fill in. Notice that Your age is different on the different worlds. Notice that your age in "days" varies wildly.
- Notice when your next birthday on each world will be. The date given is an "earth date".
- You can click on the images of the planets to get more information about them from Bill Arnett's incredible Nine Planets web site.
|
| Your age is Mercurian years | Your age is Venusian years | Your age is Earth years |
| Your age is Martian years | Your age is Jovian years | Your age is Saturnian years |
| Your age is Uranian years | Your age is Neptunian years | Your age is Plutonian years |
The Days (And Years) Of Our Lives
Looking at the numbers above, you'll immediately notice that you are different ages on the different planets. This brings up the question of how we define the time intervals we measure. What is a day? What is a year? The earth is in motion. Actually, several different motions all at once. There are two that specifically interest us. First, the earth rotates on it's axis, like a spinning top. Second, the earth revolves around the sun, like a tetherball at the end of a string going around the center pole.The revolution of the earth around the sun is how we define the year. A year is the time it takes the earth to make one revolution - a little over 365 days.
We all learn in grade school that the planets move at differing rates around the sun. While earth takes 365 days to make one circuit, the closest planet, Mercury, takes only 88 days. Poor, ponderous, and distant Pluto takes a whopping 248 years for one revolution. Below is a table with the rotation rates and revolution rates of all the planets.
| Planet | Rotation Period | Revolution Period |
| Mercury | 58.6 days | 87.97 days |
| Venus | 243 days | 224.7 days |
| Earth | 0.99 days | 365.26 days |
| Mars | 1.03 days | 1.88 years |
| Jupiter | 0.41 days | 11.86 years |
| Saturn | 0.45 days | 29.46 years |
| Uranus | 0.72 days | 84.01 years |
| Neptune | 0.67 days | 164.79 years |
| Pluto | 6.39 days | 248.59 years |
Here you see a planet in a very elliptical orbit.
Note how it speeds up when it's near the Sun.
(Requires QuickTime Plugin)
The Gravity Of The Situation
source : http://www.exploratorium.edu/ronh/age/index.html
Subscribe to:
Posts (Atom)
Blog Archive
-
►
2011
(325)
- ► March 2011 (231)
- ► August 2011 (2)
- ► September 2011 (1)
- ► October 2011 (4)