Post Januari 18, 2011.
VIVAnews – Nelayan di distrik Kotovsky, daerah Volgograd, Rusia, telah menemukan makhluk aneh mirip ikan pari di fasilitas pembuangan limbah distrik itu. Makhluk ini memiliki beberapa kemiripan dengan ikan pari yang memiliki tubuh datar dan sirip yang luas. Namun, tidak seperti ikan pari, bagian depan tubuh makhluk itu terlihat seperti kepala.
Natalia Lyubimenko, spesialis perlindungan lingkungan pemerintahan lokal, mengaku belum pernah melihat makhluk seperti itu. Yang jelas, makhluk ini bukan ikan pari, meskipun di wilayah perairan Rusia ikan pari dapat dengan mudah ditemukan, terutama di Laut Hitam dan Laut Azov.
Ikan pari yang mendiami perairan Rusia biasanya berwarna abu-abu dan ukurannya agak besar. Beratnya sampai mencapai 20 kilogram. Tapi, makhluk ini sangat berbeda. Tubuhnya mini dan berwarna hijau.
“Sulit bagi saya untuk percaya bahwa ini merupakan spesies kuno Crustacea. Ini pertama kalinya saya melihat makhluk seperti itu,” kata Natalia
Makhluk ini telah dikirim untuk analisis ke Institut Penelitian Volgograd. Penduduk setempat khawatir bahwa makhluk itu berbahaya.
Namun, Natalia menyakinkan, “Ikan ini tidak berbahaya sama sekali. Ini adalah udang peri, yang termasuk salah satu kelompok paling primitif dari crustasea kontemporer,” katanya.
Makhluk ini biasanya panjangnya tiga atau empat cm. Mereka tidak memiliki gigi atau chelas. Fairy udang menghindari arus, sehingga mereka kebanyakan menghuni danau dan kolam. Mereka juga dapat ditemukan di daerah Volgograd. (Pravda)
• VIVAnews
source : http://ikanmania.wordpress.com/2011/01/18/ikan-primitif-ditemukan-hidup-di-rusia/
Bentuknya mirip ikan pari, ditemukan di fasilitas pembuangan limbah.
Senin, 26 Juli 2010, 06:15 WIB
Hadi SupraptoMakhluk aneh yang diduga spesies kuno crustacea
Natalia Lyubimenko, spesialis perlindungan lingkungan pemerintahan lokal, mengaku belum pernah melihat makhluk seperti itu. Yang jelas, makhluk ini bukan ikan pari, meskipun di wilayah perairan Rusia ikan pari dapat dengan mudah ditemukan, terutama di Laut Hitam dan Laut Azov.
Ikan pari yang mendiami perairan Rusia biasanya berwarna abu-abu dan ukurannya agak besar. Beratnya sampai mencapai 20 kilogram. Tapi, makhluk ini sangat berbeda. Tubuhnya mini dan berwarna hijau.
“Sulit bagi saya untuk percaya bahwa ini merupakan spesies kuno Crustacea. Ini pertama kalinya saya melihat makhluk seperti itu,” kata Natalia
Makhluk ini telah dikirim untuk analisis ke Institut Penelitian Volgograd. Penduduk setempat khawatir bahwa makhluk itu berbahaya.
Namun, Natalia menyakinkan, “Ikan ini tidak berbahaya sama sekali. Ini adalah udang peri, yang termasuk salah satu kelompok paling primitif dari crustasea kontemporer,” katanya.
Makhluk ini biasanya panjangnya tiga atau empat cm. Mereka tidak memiliki gigi atau chelas. Fairy udang menghindari arus, sehingga mereka kebanyakan menghuni danau dan kolam. Mereka juga dapat ditemukan di daerah Volgograd. (Pravda)
• VIVAnews
source : http://ikanmania.wordpress.com/2011/01/18/ikan-primitif-ditemukan-hidup-di-rusia/
Makhluk sungai yang cukup aneh menurut saya. Bagi orang yang belum pernah melihatnya, pasti akan mengira makhluk ini sebagai monster karena bentuknya yang menyeramkan. Namun, meskipun bentuknya mengerikan, hewan ini sama sekali tidak berbahaya. Ikan ini beradaptasi dengan lingkungannya yang kurang oksigen, sehingga membuat ikan ini jarang terlihat oleh manusia. 2. Goliath Tigerfish
Mendengar namanya saja, kita sudah tahu jika makhluk ini bukan makhluk sembarangan. Dengan panjang mencapai 1,5 meter lebih dan gigi yang tajam, tentu banyak orang yang takut dengan tampang seram ikan ini. Goliath Tigerfish merupakan varian terbesar dalam keluarga Tigerfish, dan merupakan predator yang hebat. Ikan ini terkenal akan kekuatan dan kecepatannya. 3. Vampire Piranha
Piranha Vampir merupakan kerabat dekat dari ikan piranha yang terkenal dari sungai Amazon. Ikan ini dinamakan vampir piranha karena gigi taringnya yang dapat mencapai 6 inci. Ikan piranha yang jarang diketahui ini hidup di sungai Orinoco, Venezuela.
Pasti sebagian besar pembaca sudah mengetahui ikan yang satu ini. Ikan yang hampir mirip dengan hiu paus ini merupakan ikan air tawar terbesar yang pernah ditemukan dan berasal dari China. Ukuran terbesarnya lebih mendekati paus ketimbang ikan air tawar pada umumnya.
Dikenal juga sebagai “Yeti dari sungai†atau Ikan lele pemakan daging. Ikan ini mempunyai gigi â€" gigi tajam dengan panjang mencapai 1 inci. Bahkan, ikan yang habitatnya tersebar di beberapa negara di Asia ini dikatakan suka memakan daging manusia, walaupun masih sebatas rumor.
Makhluk sungai yang satu ini tampak seperti perpaduan antara alligator dengan ikan. Hewan yang hidup di Amerika Utara ini jarang berburu mangsa, namun menunggu mangsa yang lewat di depan mulutnya, kemudian ia menerkamnya dengan kecepatan yang luar biasa.
Sekilas Pirarucu mirip sekali dengan ikan arwana yang terkenal di Indonesia, ikan ini pun memiliki kesamaan dengan ikan arwana, yaitu sama â€" sama suka melompat ke udara untuk berburu maupun menghirup udara. Ikan ini sejatinya tidak berbahaya, namun jika merasa terancam, ia akan menggunakan kepalanya untuk senjata pertahanan diri. 8. Chinese Paddle Fish
Ikan yang berasal dari China ini memang unik. Banyak orang yang mengatakan jika ikan ini adalah ikan dengan wajah terburuk di dunia. Meskipun mendapat julukan sebagai Raja Sungai Yangtze, namun ikan ini diduga telah punah.
Ikan yang panjangnya bisa mencapai 3 meter dengan berat 272 kg ini membuat takut sebagian besar pemancing. Ikan ini terkenal akan kekuatannya, bahkan ikan ini dikatakan mampu membuat seorang manusia tenggelam karena kekuatannya. Banyak rumor yang beredar jika penyebab pemancing â€" pemancing yang hilang ketika memancing di sungai adalah karena diseret oleh ikan ini kedalam sungai hingga tenggelam. Well, ternyata sungai pun tidak kalah dengan lautan, banyak makhluk â€" makhluk unik hidup disini. Walaupun bentuk â€" fisik mereka terbilang unik dan aneh, namun tidak bisa dipungkiri lagi jika bumi masih menyimpan banyak potensi yang belum ditemukan olah manusia